ALL ABOUT WOMAN SIDE











{July 25, 2008}   Pilihan Untuk Berbusana Yang Sesuai
Tahukan Anda kalau karakter seseorang bisa terlihat dari pakaian yang dipakainya? Apalagi dalam urusan pekerjaan, jika pakaian yang dikenakan tidak sesuai dengan jenis pekerjaan, maka bisa jadi Anda jadi dianggap tidak profesional. Oleh karena itu media perempuan memberikan beberapa pilihan jenis pekerjaan dan pakaian yang tepat untuk dikenakan.

1. Agen properti
Setiap hari seorang agen properti diharuskan untuk memperlihatkan berbagai macam properti-properti indah kepada para kliennya. Sudah pasti faktor estetika menjadi sangat penting untuk diperhatikan. Pakaian Anda akan memberikan sinyal kepada klien, apakah mereka layak untuk mempercayai selera Anda. Banyak orang yang bilang bahwa profesi sebagai agen properti lebih banyak didominasi oleh kaum pria, jadi jika tidak pandai mengatur cara berbusana, maka bukan tidak mungkin Anda akan mudah terlupakan.

  • Yang harus dimiliki :
    Pakaian berwarna dasar seperti hitam dan biru laut, serta pakaian dengan warna-warna yang lebih nge-pop. Tapi ingat, usahakan satu pakaian hanya terdiri dari warna-warna tunggal, jangan terlalu banyak campuran warna. Sepatu yang tidak terlalu tinggi, karena setiap hari Anda diharuskan untuk berjalan dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Dan bukan tidak mungkin Anda akan mendatangi lokasi pembangunan sebuah perumahan. Tidak terbayang jika Anda memakai stiletto, lalu mengunjungi lokasi yang kebanyakan masih didominasi oleh tanah.
  • Kesalahan yang biasa terjadi :
    Terkadang, demi terlihat menarik, seorang agen properti memilih untuk menggunakan rok mini. Padahal sebenarnya ini tidak dianjurkan. Karena akan membuat klien jadi lebih mengingat rok mini Anda daripada properti yang Anda coba tawarkan.
  • Kunci sukses :
    Jika dana terbatas untuk berinvestasi di busana kantor, maka cobalah membeli beberapa pakaian dari merk yang sudah jelas kualitasnya, agar bisa dipakai dalam jangka waktu yang lama, dan pastinya bisa di mix and macth. Warna-warna dasar seperti hitam, abu-abu dan biru harus ada di dalam lemari pakaian Anda. Untuk tampilan yang sedikit beda, camisol bisa dijadikan pilihan untuk dalaman blazer, dan pastinya jangan melupakan aksesori untuk membuat tampilan yang sempurna.
  • Sentuhan akhir :
    Make up dan perhiasan yang sederhana akan menjadi pilihan yang tepat, ditambah dengan kuteks berwarna seru untuk membuat penampilan jadi semakin cantik.
  • The do’s :
    – Selalu menjaga kebersihan sepatu dan pakaian. Serta jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan kuku kaki dan tangan. Tidak lupa juga bagian rambut, apalagi jika rambut Anda termasuk yang diwarnai.
    – Busana pas badan, bukan yang terlalu ketat. Untuk rok, pilih yang model dan panjangnya normal, jangan yang terlalu mini.
  • The dont’s :
    – Celana dengan potongan terlalu rendah, karena akan memperlihatkan bagian perut atau bokong Anda.
    – Pakaian dalam transparan
    – Sepatu dengan hak yang terlalu tinggi.
2. Modeling
Sebagai pekerja di bidang modeling, Anda harus terlihat percaya diri. Karena secara alami, pekerjaan di bidang ini akan selalu menilai seseorang dari penampilan, jadi jangan terlalu di ambil hati.
  • Yang harus dimiliki :
    Jeans dengan model yang long lasting. Skinny jeans bisa membuat kaki Anda terlihat lebih panjang. Flat shoes boleh-boleh saja, tapi high heels akan membuat postur Anda lebih bagus dan menunjukkan ke klien bahwa Anda tahu bagaimana cara berjalan yang benar. Hindari memakai pakaian berwarna putih, karena warna ini akan membuat seseorang terlihat lebih gemuk. Lebih baik gunakan pakaian berwarna hitam, karena warna ini dipercaya selalu bisa membuat pemakainya terlihat lebih langsing.
  • Kesalahan yang biasa terjadi :
    Memakai pakaian yang terlihat terlalu campur aduk. Karena klien ingin melihat bagaimana tampilan Anda secara alami, agar mereka bisa memastikan apakah Anda cocok dengan busana hasil rancangan mereka.
  • Kunci sukses :
    G-string adalah kunci untuk membuat penampilan para model terlihat sempurna. Karena sebagai seorang model, diharuskan untuk selalu siap memakai pakaian dengan model apapun, jadi benda yang satu ini tidak akan membuat pakaian dalam Anda tampak dari luar.
  • Sentuhan akhir :
    Sibakkan rambut ke belakang agar wajah Anda terlihat jelas. Tidak perlu memakai make up berlebihan untuk fashion show, tapi jangan lupa untuk memakai concealer dan maskara ketika harus bertemu dengan klien dari perusahaan kosmetik.
  • The do’s :
    – Celana atau rok pendek, tapi bukan celana atau rok super pendek.
    – Berpakaian sederhana, tapi investasikan uang untuk membeli sepatu-sepatu dari desainer ternama.
    – Siapkan juga dana untuk berinvestasi pada jaket kulit.
  • The dont’s :
    – Atasan yang terlalu longgar, karena klien ingin melihat bentuk tubuh Anda yang sesungguhnya.
    – Terlalu khawatir dengan tas yang dipakai, karena orang lain tidak terlalu memedulikan hal ini.
    – Perhiasan yang berlebihan. Tetaplah fokus pada hal-hal sederhana.

Part 2

Melanjutkan soal jenis pekerjaan dan busana yang tepat, media perempuan kali memilihkan jenis busana untuk Anda yang bekerja di bidang seni dan juga keuangan. Seperti apa busana yang tepat? Simak bahasan berikut ini.

1. Pekerjaan di bidang kreatif
Pekerjaan di bidang kreatif cenderung mengizinkan para pekerjanya untuk bebas berekspresi dalam berbusana. Skinny jeans dan vest adalah benda-benda yang sangat diperbolehkan untuk dipakai. Dan sebaliknya, kemeja atau blazer menjadi benda-benda yang membosankan dan sepertinya kurang tepat untuk jenis pekerjaan yang satu ini. Jika Anda bekerja di dunia periklanan, berarti penampilan harus bisa merepresentasikan kantor yang mempekerjakan Anda. Modis dan tepat sasaran menjadi kunci utama. Sebaliknya, jangan pernah mencoba untuk menarik perhatian dengan berbusana ala model yang akan berjalan di atas catwalk. Ingat, bebas berekspresi bukan berarti berlebihan dan tidak tahu tempat.

  • Yang harus dimiliki :
    Oversize belt, aksesori yang bisa merepresentasikan sifat Anda, baju-baju bermotif seru. Dan juga benda-benda fashion lain yang bisa mengekspresikan imajinasi Anda sebagai seorang pekerja kreatif.
  • Kesalahan yang biasa terjadi :
    Kadang-kadang berada di lingkungan dimana semua orang berusaha untuk mengekspresikan diri dan imajinasi, membuat seseorang jadi ingin terlihat “lebih” dibanding yang lain. Akibatnya busana yang dipilih jadi benar-benar “lebih” bahkan cenderung berlebihan, sampai-sampai membuat tidak nyaman. Misalnya, ketika menghadiri pesta kantor dengan dress code smart casual, Anda berusaha menjadi orang yang paling outstanding dengan memakai dress vintage tahun 1920 yang membuat Anda terlihat sangat “vintage“. Sementara teman-teman yang lain terlihat sangat casual. Akhirnya Anda jadi merasa tidak percaya diri.
  • Kunci sukses :
    Cobalah untuk selalu kreatif dalam padu padan busana yang ada di lemari pakaian Anda. Bermain warna dan tekstur seperti yang biasa dilakukan seorang pelukis akan sangat menyenangkan. Jika Anda merasa senang dalam kegiatan padu padan ini, maka akan terlihat dalam penampilan.
  • Sentuhan akhir :
    Pakai aksesori. Terserah berapapun jumlahnya, yang penting masih dalam satu tema yang sama.
  • The do’s :
    – Jangan ragu untuk pergi ke pusat penjualan barang-barang second atau vintage. Karena selain bisa membeli banyak barang dengan harga murah, Anda juga bisa mendapatkan barang-barang yang tidak pasaran.
    – Coba juga untuk membongkar kotak perhiasan atau aksesori milik ibu atau nenek Anda, karena biasanya banyak harta karun di dalamnya.
    – Coba pakai sepatu dengan warna-warna metalik. Sifatnya netral kok seperti sepatu berwarna hitam, namun lebih terlihat menarik.
  • The dont’s :
    – Takut untuk bermain motif. Dalam bidang kreatif semua ini “halal”.
    – Hindari gaya ’70-an, mereka hanya cocok untuk dijadikan referensi.
    – Menjadi copycat. Ciptakan gaya sendiri yang tidak sama dengan orang lain.
2. Pekerjaan di bidang keuangan
Walaupun bekerja di bidang yang cukup serius, yang namanya penampilan tetap harus diperhatikan. Penampilan Anda akan menunjukkan seberapa profesional Anda dalam menjalani pekerjaan, jadi jangan bergaya ala girly girl. Bisa-bisa Anda di cap tidak profesional. Gaya klasik yang modis akan sangat membantu.
  • Yang harus dimiliki :
    Tiga blazer dengan warna-warna netral, hitam, cokelat dan abu-abu. Pilih dengan model yang pas badan dan tidak kuno. Pilih bahan yang warnanya tidak mudah pudar. Yang pasti jahitan lengannya harus jatuh pas di ujung bahu, jangan sampai dibawahnya, karena akan terlihat tidak bagus untuk penampilan Anda.
  • Kunci sukses :
    Pastikan pada penjahit yang menjahitkan blazer, bahwa ukuran blazer harus sesuai dengan ukuran tubuh Anda, jangan sampai terlihat kebesaran, apalagi salah model. Karena akan membuat penampilan Anda jauh dari kata sempurna.
  • Sentuhan akhir :
    Gunakan make up sederhana dan natural. Jam tangan menjadi sebuah keharusan, aksesori berupa kalung yang elegan dan anting dengan ukuran tidak terlalu besar bisa membuat Anda terlihat lebih menarik.
  • The do’s :
    – Pilih kemeja pas badan dengan model yang feminin.
    – Ekspresikan diri lewat sepatu. Elemen yang sangat disukai hampir semua wanita.
    – Pastikan blazer tidak berpotongan terlalu rendah, agar pakaian dalam tidak ikut “tampil”.
  • The dont’s :
    – Bahan linen, seberapapun mahal harganya.
    – Atasan dengan model kamisol, berbahan spandex atau berpotongan rendah. Benda-benda ini hanya boleh beredar saat weekend.
    – Warna-warna terang, karena akan membuat Anda terlihat terlalu mencolok.

Rhe

Sumber by www.mediaindonesia.com



caHAya says:

klo seorang guru gmn?????????



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

et cetera
%d bloggers like this: