ALL ABOUT WOMAN SIDE











{June 5, 2008}   Kembali Langsing Pasca Melahirkan

Berat badan yang naik selama kehamilan jangan dikhawatirkan. Dengan latihan yang tepat Anda bisa mendapatkan kembali bentuk tubuh yang ideal pasca persalinan. Simak strateginya.

Sekecil apa pun, setiap kehamilan pasti akan menyebabkan perubahan pada tubuh. Hal ini terjadi karena adanya pengaruh hormonal. Justru jika berat badan tak bertambah Anda harus khawatir karena ada kemungkinan berat bayi yang dikandung juga kurang atau pertumbuhannya terhambat.

Jadi, tak perlu pusing memikirkan angka timbangan yang terus bergeser ke kanan. Apalagi sebenarnya perubahan tubuh selama kehamilan bisa kembali seperti semula. Hanya saja menyusutnya tidak bisa instan, tetap butuh waktu.

Kunci melenyapkan gemuk sisa pembesaran kelenjar selama kehamilan pada dasarnya adalah diet yang tepat sekaligus meningkatkan aktivitas fisik.

Sebelum memilih program diet, menurut dr.Murdjiah Dinarto, ahli gizi dari Perempuan Clinic, Jakarta, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, yakni bagaimana proses kelahiran (spontan atau operasi), berat badan sekarang dan sebelum kehamilan, serta memberi ASI atau tidak. “Ibu yang memberi ASI akan lebih mudah menghilangkan lemak saat hamil,” katanya.

Berbeda dengan program diet untuk penurunan berat badan, pada ibu menyusui tidak dianjurkan melakukan diet ketat. “Menu harus seimbang, jadi harus tetap mengonsumsi protein, karbohidrat, sayur, dan susu,” papar Murdjiah. Yang perlu dikurangi adalah asupan lemak. “Mudah kok, yang penting pilih makanan yang dikukus atau panggang, hindari gorengan,” tambahnya.

Latihan Fisik

Agar tubuh kembali langsing setelah melahirkan, Anda bisa melakukan latihan fisik. Jenis latihannya pun tidak berat namun efektif, misalnya berjalan kaki atau melakukan pekerjaan rumah seperti menyapu atau naik turun tangga.

Hindari gerakan olahraga yang menghentak-hentak atau high impact setelah melahirkan. Pengaruh hormon progesteron yang ada bisa membuat tulang-tulang melunak sehingga hentakan saat berolahraga dapat mengakibatkan ibu mengalami cedera. “Tunggu dulu hingga 40 hari setelah melahirkan,” kata dr.Tanya Tatiana M.Rotikan, SpKO.

Sementara itu ibu yang melahirkan melalui proses operasi, baru boleh melakukan latihan aerobik setelah tiga bulan. “Setelah luka operasi benar-benar sembuh baru boleh, untuk memastikan konsultasikan dengan dokter,” tambah dokter Tanya.

Agar usai bersalin perut kembali rata, ibu bisa menjalani berbagai senam lantai, seperti sit-up atau bersenam kegel secara rutin agar otot dasar panggul kembali kuat. Sementara untuk menguatkan otot dada, latihan mengangkat beban bisa dipilih.

Tapi ingat, jangka waktu kembalinya tubuh langsing akan berbeda pada setiap ibu, tergantung dari modal sebelum dan sesudah kehamilan. Jika sebelum kehamilan ibu sudah rajin berolahraga, maka tubuh bisa kembali seperti sediakala dalam waktu lebih cepat.

sumber by kompas.com



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

et cetera
%d bloggers like this: